Menyusun rencana karier

06.40 Diposting oleh adhi4u

Perencanaan Karier yang baik haruslah mempertemukan antara kebutuhan organisasi dan Kebutuhan individu. Artinya perencanaan karier yang anda buat haruslah seiring dan sejalan dengan perencanaan organisasi, kebutuhan organisasi.

Organisasi yang baik haruslah menyediakan sistem menajemen karier yang memiliki prinsip yang adil dan dan memberi tantangan.

Membuat rencana karier dimulai dengan membuat sasaran karier/posisi puncak yang dituju dan harus disesuaikan dengan minat dan kemampuan. Rencana karier harus memperhatikan :

  • Klasifikasi Jabatan.;
  • Golongan dan jenjang jabatan (Funtion dan grade);
  • Kompetensi yang disaratkan posisi yang dituju;

Persaratan posisi yang lengkap diperusahaan biasanya terdiri :

  1. Kompetensi perilaku;
  2. Kompetensi Tehnis;
  3. Pengalaman yang dibutuhkan;
  4. dan Jalur Karier yang disiapkan organisasi;
    Perencanaan Karier :
    Yang Pertama hal-hal yang anda minati, dan jalur spesialis atau generalis. Spesialis adalah pekerjaan yang menirik beratkan pekerjaan pada keahlian khusus, sehingga memerlukan keahliah teknis khusus yang mendalam dan biasannya diorganisasi disebut jalur fungsional.
    Yang Kedua yang harus anda perhatikan adalah Jenjang karier yang menggambarkan tingkatan atau peran terstruktur yang ada dalam organisasi. Jadi biasanya disetiap organisasi ada pengelompokan sesuai fungsi dan setiap kelompok ada jenjang. Setiap kelompok pekrejaan mempunyai prasyarat yang harus dipenuhi. Prasarat itu biasanya meliputi 3 hal yaitu :
    1. Kompetensi perilaku, misal: kemampuan analis, membuat keputusan, berinovasi, membimbing orang lain. Komptensi perilaku umunya meliputi 4 ha yaitu : Kualitas pribadi, kepemimpinan, hubungan antar pribadi, dan bisnis.
    2. Kompetensi Tehnis, yaitu pengetahuan tehnis. mis; Manajer Akutansi memiliki pengetahuan akutansi, manajemen hutang, membuat laporan keuangan dll.

Yang Ketiga adalah menetapkan tahapan yang akan dilalui dan menetapkan targeat waktu yang diperlukan pada setiap tahapan.

Yang Keempat dan yang terakhir adalah pelajari prosedur, kebijakan, dan jalur karier yang ada dalam organisasi.

LeADERSHIP

00.26 Diposting oleh adhi4u

Kepemimpinan sangatlah lekat dengan pengaruh. Keberhasilan kepemimpinan adalah keberhasilan untuk mempengaruhi orang lain. Seorang pemimpin seharusnya menyadari sumber-sumber pengaruh yang dia miliki agar kepemimpinannya berhasil.

Sumber pengaruh itu berupa :

  1. Kharisma
  2. Ilmu
  3. Kepandaian
  4. Kekuasaan
  5. Otoritas
  6. Uang
  7. dll
    Karena Pengaruhnya itu maka seorang pemimpin harus mempunyai langkah strategis dan taktis untuk membawa organisasinya kearah yang benar, sudah banyak buku dan teori yang membahas itu, tapi disini kita membahas hubungan antara Pemimpin dan Pengaruhnya, maka seorang pemimpin perlu untuk mengambil peran dalam hal-hal sbb :

  1. Seorang pemimpin harus membangun ekspektasi atau impian/harapan yaitu berupa visi. Visi ini yang akan memandu organisasi mengambil langkah-langkah untuk mencapai tujuan. Sebuah Visi harus merupakan sebuah impian yang jauh yang harus dicapai oleh organisasi dan merupakan pedoman organisasi untuk mengambil langkah-langkah.
  2. Seorang pemimpin harus membangun sikap dan pikiran positif. Seorang pemimipin harus berpikir lebih maju selangkah daripada yang dipimpin, kemudian membekali mereka dengan alat dan keyakinan untuk mencapai tujuan.
  3. Seorang Pemimpin harus mampu dengan pengaruhnya membangkitkan energi positif pada para pengikutnya.
  4. Seorang pemimpin harus bisa melihat peluang sekecil apapun, meskipun orang lain merlihatnya sebagai hambatan.